Macam-Macam Kepribadian

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Di mana pun kita berada, entah itu di dunia kerja, dunia pendidikan, atau pun di dunia sosial sekalipun, kita PASTI akan selalu berinteraksi dengan orang di sekitar kita. Hal ini merupakan hal yang mutlak dan tak bisa kita hindari. Tapi, tahukah bahwa kita memegang kunci untuk bersosialisasi dengan baik bersama orang-orang sekitar kita ? Hal itu muncul dari cara kita memanfaatkan kuasa kepribadian. Tentunya sebelum memanfaatkan kuasa kepribadian, kita harus terlebih dahulu mengenal kepribadian orang-orang di sekitar kita.
Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita melintas waktu ke 400 SM yaitu pada saat Hipokrates, seorang filsuf Yunani dan dokter hidup. Dulu, Hipokrates pernah mengalami kesulitan dalam menghadapi para pasiennya. Beberapa pasiennya melakukan sarannya, tetapi ada juga yang tidak mengindahkan sarannya. Hal ini menyebabkan ia bertanya-tanya alasannya. Apa yang membuat beberapa pasien menurutinya, sementara yang lain tidak ? Pertanyaan itu memicu penelitian perdana untuk mengetahui kepribadian. Hipocrates memeriksa cairan tubuh para pasiennya dan mendapatkan empat kategori, yang sekarang dikenal dengan sebutan “temperamen” klasik.
Empat kategori inilah yang menjadi pembahasan kepribadian dalam tulisan ini. Berikut adalah empat macam kepribadian tersebut :
1. Sanguinis (dari darah bewarna merah tua)
Ciri : Bersemangat, suka bersenang-senang, optimis, populer, dan pendongeng yang memikat. Namun, negatifnya orang dengan kepribadian ini lebih berfokus pada diri sendiri, serta pelupa.
2. Koleris (dari cairan empedu bewarna kuning)
Ciri : Senang memimpin, dan ingin mengendalikan. Namun, negatifnya orang dengan kepribadian ini lebih memikirkan diri sendiri, tidak sabaran dengan orang lain, senang memerintah, dan cepat marah.
3. Melankolis (dari cairan empedu bewarna hitam)
Ciri : Teliti, introspektif, dan perpectsionis. Namun, negatifnya orang dengan kepribadian ini lebih cenderung mudah putus asa, pesimis, dan sering kali tidak menikmati pergaulan sosial dengan orang yang tidak ia kenal atau yang tidak ia sukai.
4. Flegmatis (dari dahak/lendir)
Ciri : Bisa menguasai diri, tenang, dan menyenangkan, yang suka bersantai dan mungkin tampak seperti pemalas. Negatifnya, walau orang ini pekerja yang tekun dan sangat baik dalam mendukung orang lain, tetapi tidak begitu terpusat pada tujuan atau kurang fokus.
Temperamen erat kaitannya dengan pengaturan dan reaksi emosional serta kecepatan, dan intensitasnya. Berikut adalah penggolongan empat kepribadian jika didasarkan atas kecepatan dan intesitasnya :
a. Kecepatan
– Koleris dan sanguinis bergerak dengan cepat.
– Melankolis dan flegmatis bergerak dengan bebas.
b. Intensitas
– Koleris dan melankolis kuat dan sangat perasa.
– Flegmatis dan sanguinis tenang dan tidak serius.
Nah setelah mengetahui empat tipe kepribadian, termasuk tipe manakah anda ? Apakah sang sanguinis yang populer, koleris yang kuat, melankolis yang sempurna, ataukah sang flegmatis yang tenang ? Dengan mengenali kepribadian diri anda, baru anda bisa mengenali kepribadian orang lain.

Semoga bermanfaat ^^

Sumber :
Littaeur, Florence & Rose Sweet, “Personality Plus at Work”, 2011.

Leave a Reply